Real Madrid Juara La Liga Tanpa Cristiano Ronaldo, Zidane Jenius.

Posted on

Kompetisi merebut gelar  juara La Liga musim 2019-20 ini pada akhirnya usi. Real Madrid keluar untuk pemenangnya, menaklukkan si lawan kekal, Barcelona.

Real Madrid sah menjadi juara selesai menaklukkan Villarreal dengan score 2-1 di Estadio Alfredo Di Stefano. Di waktu yang sama, Barcelona malah kalah 1-2 dari Osasuna di Camp Nou.

Ini adalah gelar liga pertama Real Madrid sejak ditinggal si megabintang, Cristiano Ronaldo ke arah Juventus dua tahun kemarin.

Terdapat beberapa pemain yang mempunyai andil besar dalam keberhasilan Real Madrid memenangkan La Liga musim ini. Diantaranya ialah si kiper, Thibaut Courtois.

Courtois pernah jadi bulan-bulanan kritikan pada musim pertamanya bersama-sama Los Merengues. Sebab inkonsisten, penjaga gawang berkebangsaan Belgia itu sering kalah saing dengan Keylor Navas.

Tetapi Madrid, khususnya Zidane, masih mempercayakan tempat No.1 padanya. Serta sampai menyepak Keylor Navas ke PSG. Courtois selanjutnya membalas keyakinan itu dengan perform bagus.

Yakin Bisa Menang

Real Madrid cuma kecolongan sekitar 23 gol pada musim ini – paing sedikit antara peserta La Liga yang lain. Courtois sendiri belum pernah mangkir atau diganti dalam 37 laga yang sudah dijalani Los Merengues.

Jelas, perolehan positif itu tidak dapat terlepas dari Courtois sebagai kiper. Sampai saat ini, dia pimpin daftar pemilik clean sheet paling banyak musim ini dengan pencapaian 18 clean sheet.

Dari awalannya pernah disangsikan, Courtois sekarang menunjukkan jika dianya patut menjaga gawang Real Madrid. Dia juga terlihat senang sebab sukses membekap kritik yang tertuju padanya.

“Datang dari lockdown, sesudah dua bulan yang padat, memenangi 10 laga… saya yakin pada team jika kami dapat menang,” tutur Courtois selesai Real Madrid menaklukkan Villarreal.

Courtois Disuruh Bungkam

Courtois termasuk cukuplah vokal. Pada bulan Mei lalu, pria berumur 28 tahun itu pernah melemparkan pengakuan yang menyentuh fans Barcelona. Dia memberi komentar masalah ada rumor jika La Liga 2019/20 akan disetop karena epidemi.

“Bila mereka putuskan untuk hentikan pertandingan saat pagi ini serta Barcelona dipastikan untuk juara, saya tidak berasa itu pas,” tutur Courtois pada bulan Mei kemarin. 

Serta sesudah jadi juara, Courtois kembali lagi bicara masalah Barcelona serta fansnya. Dia buka-bukaan, dengan menjelaskan jika dianya pernah diminta diam oleh fans Barcelona.

“Lebih dari pada sekali, saya memperoleh pesan dari Catalonia yang memerintah saya diam. Serta team saya sudah memperlihatkan jika kami sudah melakukan,” ujarnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *